Disney PHK, Proyek Kebanggaan Zuckerberg Dipangkas Duluan

FILE PHOTO: A screen shows the logo and a ticker symbol for The Walt Disney Company on the floor of the New York Stock Exchange (NYSE) in New York, U.S., December 14, 2017. REUTERS/Brendan McDermid/File Photo

Disney berencana melakukan tiga tahapan PHK. Untuk tahapan pertama adalah menutup unit Metaverse.

The Wall Street Journal melaporkan unit Metaverse ini memiliki sekitar 50 karyawan. Disney dilaporkan tengah memikirkan menggunakan kekayaan intelektual di dalamnya, dikutip dari The Verge, Kamis (30/3/2023).

PHK Disney dilaporkan akan berdampak pada 7.000 karyawan. Rencananya akan terjadi pada seluruh perusahaan tersebut dan akan membantu memangkas biaya hingga US$5,5 miliar.

Rumor PHK di perusahaan sudah terdengar sejak November lalu. Saat itu Bob Iger menggantikan Bob Chapek duduk di kursi CEO Disney.

Dengan penutupan Metaverse ini seakan mengikuti Meta yang juga mulai beralih fokusnya dari teknologi tersebut. Padahal Disney mengumumkan ambisi pada Metaverse hanya berselang empat bulan setelah Facebook mengganti nama menjadi Meta.

Saat itu Bob Chapek menunjuk Mike White sebagai kepada unit storytelling generasi berikutnya. The Verge menyebutkan White diperkirakan tidak akan terpengaruh dengan badai PHK di Disney.

Dalam memo tahun lalu, Chapek menjelaskan perusahaannya akan menciptakan paradigma baru agar penonton bisa terlibat dengan cerita yang disusun Disney. “Inilah yang disebut Metaverse,” ungkapnya.

Tidak jelas soal apa yang dibangun tim saat itu. Namun Wall Street Journal menyebutkan unit tersebut bisa melibatkan olahraga fantasi, atraksi taman hiburan hingga pengalaman lainnya.

Meski unit Metaverse ditutup, nampaknya Iger tidak akan meninggalkan teknologi tersebut. Karena saat ini dia berada dalam dewan startup bernama Genies Inc, yang bergerak untuk membuat avatar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*