Kisah Negara Kaya, Dokter Pegang Sebentar, Bayar Berjuta-Juta

Pemandangan RS Mount Sinai saat Fener Greek Patriarch Bartholomew dirawat di New York, Amerika Serikat pada 3 November 2021. “Menyusul hasil pemeriksaan di Mount Sinai Hospital Manhattan, serta konsultasi dengan dokter, All- Holiness Ecumenical Patriarch Bartholomew akan dirawat di rumah sakit sore ini untuk angiogram yang akan mengevaluasi kebutuhan pemasangan stent,

Menemui dokter untuk pemeriksaan kesehatan merupakan salah satu kegiatan yang biasanya dilakukan. Namun terkadang, kunjungan ke dokter tak menyelesaikan persoalan kesehatan tetapi menambah penderitaan.

Majalah asal Amerika Serikat (AS), TIME, mengungkapkan bagaimana pengalaman para pasien di negara itu yang menemui dokternya. Meski lama membuat janji, pemeriksaan hanya sebentar meski tagihannya sangat tinggi.

Dituliskan bagaimana pasien menunggu bertemu dokternya selama berminggu-minggu. Tapi, saat hari pemeriksaan tiba, pasien pun kembali harus menunggu selama beberapa menit sebelum akhirnya dipanggil ke ruangan dokter.

“Kemudian anda bicara dengan dokter Anda (jika Anda dapat menyebutnya berbicara, karena dia kebanyakan menatap layar komputer), selama 10 menit sebelum Anda kembali ke lobi dengan perintah laboratorium untuk menguji darah Anda,” papar media itu, dikutip Selasa, (28/2/2023).

“Beberapa minggu setelah Anda mendapatkan hasil, tagihan datang melalui pos. Anda ditagih ratusan dolar untuk pekerjaan darah. Janji temu selesai dalam hitungan menit, tetapi rekening bank Anda akan merasakan efeknya untuk waktu yang lama,” tambahnya.

Ya, di AS, berkunjung menuju dokter mungkin tidak pernah menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi sebagian besar pasien. Pada tahun 2019, bahkan sebelum pandemi Covid-19, sebuah survei Ipsos menemukan bahwa 43% warga AS tidak puas dengan sistem medis mereka.

“Pada tahun 2022, tiga tahun setelah pandemi, hanya 12% orang dewasa AS yang mengatakan perawatan kesehatan ditangani ‘dengan sangat’ atau ‘sangat’ baik di AS,” menurut jajak pendapat dari Associated Press-NORC Center for Public Affairs Research.

Selain itu, warga Negeri Paman Sam juga membayar mahal untuk perawatan yang mereka nilai sangat buruk. Diketahui, warga AS menghabiskan lebih banyak per kapita untuk perawatan kesehatan daripada negara maju lainnya di dunia tetapi memiliki hasil kesehatan di bawah standar.

“Harapan hidup rata-rata lebih rendah di AS daripada di negara maju lainnya, dan sekitar 60% orang dewasa AS memiliki penyakit kronis. Sekitar 10% populasi tidak memiliki asuransi kesehatan,” tambah tulisan itu.

Dan layanan pelanggan menyebalkan. Pasien AS lelah menunggu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk janji temu yang selesai dalam hitungan menit. Mereka disebutkan jengah dengan harga tinggi dan tagihan kejutan serta perlakuan layaknya barang dan bukan manusia.

Jen Russon, seorang guru bahasa Inggris berusia 48 tahun dan ibu dua anak dari Florida, mengatakan ia tidak dapat mengingat satu pun pengalaman positif yang dia alami dengan seorang dokter.

Ia mengaku berjuang untuk menyeimbangkan US$ 400 yang dibayarkan keluarganya dalam biaya asuransi bulanan dengan apa yang digambarkan sebagai pengalaman perawatan tidak menyenangkan.

“Saya berharap kami bisa melihat dokter hewan kami, karena mereka benar-benar menghabiskan banyak waktu dengan pasien mereka,” ujarnya membandingkan dengan dokter hewan.

Penyebab perlakukan buruk ini sendiri beragam. Seorang profesor ilmu psikologi di Kent State University, Jennifer Taber, mengatakan perguruan tinggi hanya mempersiapkan cara praktek menjadi dokter tapi tidak menghasilkan individu yang siap untuk melayani dengan kepribadian yang baik.

“Pasien belum tentu ingin kembali ke dokter yang tidak mereka sukai,” katanya. Bahkan gerakan kecil, seperti melakukan kontak mata atau mencondongkan tubuh ke arah pasien saat berbicara, dapat membantu membangun hubungan yang kuat,” kata Taber.

Pandemi juga memperburuk kondisi ini. Pada saat Covid-19 melanda, dokter mulai mengalami kelelahan dan kejenuhan. Menurut satu survei baru-baru ini, 30% dokter AS mengatakan mereka merasa lelah pada akhir tahun 2022.

“Kejenuhan dokter hanya menambah kejenuhan pasien,” kata dokter Bengt Arnetz, seorang profesor di Michigan State University College of Human Medicine.

“Penyedia merasa stres, lelah, kurang empati. Sering kali mereka tidak melibatkan pasien, dan pasien ingin dilibatkan.”

Tak hanya itu, asuransi juga bagian dari masalah ini. Dokter dalam perawatan primer atau kedokteran keluarga seringkali berpenghasilan jauh lebih rendah daripada spesialis. Ini akhirnya membuat banyak calon dokter yang menghindari posisi ini sehingga muncul kelangkaan.

“Ketika tidak ada cukup dokter untuk berkeliling, janji temu menjadi lebih langka dan dokter menjadi terlalu banyak bekerja, terburu-buru dari janji ke janji dan tenggelam dalam dokumen.”

Kenapa Tulisan Dokter Jelek? Ini Risetnya

Ilustrasi dokter gigi. Freepik

Tiap kali pergi berobat mengunjungi dokter pasti kita akan melihat fakta tak terbantahkan kalau mayoritas dokter memiliki tulisan yang cukup sulit dibaca. Entah itu tulisan di resep obat atau di catatan medis kepada pasien. Biasanya, semakin senior dokter tulisan tangannya juga makin “senior”, alias sangat sulit dibaca.

Tentu sebagai awam kita pasti akan menyipitkan mata untuk dapat melihat dan memahaminya. Ada ungkapan kalau tulisan tersebut hanya bisa dibaca oleh Tuhan dan dirinya sendiri. Kebiasaan ini kemudian tak jarang menjadi permasalahan sendiri dalam dunia medis dan farmasi. Sebab, ketika tulisan tersebut semakin tidak terbaca artinya peluang kesalahan semakin tinggi. Entah salah diagnosis atau ketidaktepatan pemberian dosis obat.

“Seiring berjalannya waktu, masalah ketidakterbacaan tulisan tangan dokter menjadi masalah sistemik dunia kesehatan,” tulis Donald M. Berwick dan David E. Winickoff dalam “The truth about doctors’ handwriting: a prospective study” (1996)

Masalah ini pernah terjadi di Inggris. Dalam studi “Poor Handwriting remains a significant problem in medicine” (2006) terungkap kalau di Inggris tulisan dokter yang jelek berkontribusi pada peningkatan permasalahan 30 ribu jiwa setiap tahunnya. Ada yang sakitnya makin parah, ada pula yang meninggal karena tulisan dokter yang tidak terbaca.

Di Indonesia pernah juga ada kasus pada 2021 yang menimpa dua pegawai apotek karena masalah ini. Melansir Kompas, cerita bermula ketika ada pasien yang datang ke sebuah apotek tempat pegawai itu bekerja untuk menebus resep obat dari seorang dokter. Namun, karena resepnya tak terbaca dan dokter tak bisa dihubungi, pegawai memulangkan resepnya. Lalu beberapa hari kemudian pasien datang lagi, dan berhasil membawa obat. Akan tetapi, setelahnya si pasien jatuh sakit.

Lalu mengapa tulisan dokter jelek?

Dokter Gary Larson di Forbes menyebut kalau ini adalah berawal dari tradisi masa kuliah. Para calon dokter kerap menerima materi seabrek. Akibatnya mereka butuh waktu cepat untuk mencatatnya. Dampaknya, tulisan tangannya pun jauh dari kata bagus.

“Yang penting bisa dibaca oleh sendiri,” begitu kira-kira pemikirannya.

Kebiasaan ini terus berlanjut ketika mereka lulus. Salah satu dokter dalam laman The Healthy memaparkan kalau ini disebabkan karena beban dokter yang tinggi. Seorang dokter biasanya kerja berjam-jam. Mulai dari menjaga bangsal, pelayanan darurat sampai melayani pasien dalam praktik khusus.

Satu orang dokter pun tidak hanya melayani pasien dalam hitungan jari, tetapi lebih dari itu. Beban kerja tiap dokter juga berbeda. Biasanya pada dokter spesialis, beban dan waktu kerjanya makin tinggi. Artinya, saat menulis pun mereka harus cepat. Karena itulah mereka tidak mungkin menulis secara rapi mengingat pekerjaannya membutuhkan waktu cepat. Semakin cepat menulis, waktu pun semakin efisien.

Secara tidak langsung, menulis cepat yang membuat tulisannya buruk menjadi kebiasaan dan diterapkan pada kehidupan sehari-hari di luar dunia medis.

Alasan-alasan itu nampaknya masuk akal, tetapi tidak bisa menjadi pembenaran. Balik lagi ke pernyataan di atas bahwa semakin tulisan tangan tidak terlihat peluang kesalahan semakin tinggi. Namun, di era digital masalah ini tidak lagi perlu dirisaukan. Sudah banyak pusat layanan kesehatan yang melakukan digitalisasi pelayanan, termasuk menulis diagnosa, membuat catatan medis, dan meresepkan obat.

Jerome Polin Mohon Maaf Usai Viral Video Joget Bareng Dokter

Jerome Polin. (instagram @jeromepolin)

Kreator konten Jerome Polin menyampaikan permohonan maaf usai viral video yang diunggah melalui TikTok dan Reels Instagram. Dalam video tersebut, Jerome berjoget dengan dua dokter koas yang juga populer di TikTok, Farhan Firmansyah dan Ekida Firmansyah.

Terlihat, Jerome, Farhan, dan Ekida menggunakan snelli atau jas putih dokter.

Hal yang memicu kritik dari warganet adalah kalimat yang dicantumkan dalam video tersebut, yaitu “Mohon maaf kami sudah berusaha semaksimal mungkin,”.

Warganet menganggap, Jerome, Ekida, dan Farhan tidak memiliki kepekaan sosial karena kalimat tersebut biasanya diucapkan oleh dokter kepada keluarga pasien ketika pasien tidak bisa diselamatkan dan meninggal.

“Halo, terkait permasalahan yang terjadi belakangan ini, aku mohon maaf ya jika ada yang tidak berkenan/menyinggung,” tulis Jerome via akun Twitter resmi @JeromePolin seperti dikutip, Senin (27/2/2023) dini hari WIB.

Jerome juga mengucapkan terima kasih untuk segala kritik dan saran yang membangun.

“Akan aku jadikan bahan evaluasi untuk lebih baik, bijak, dan hati-hati ke depannya,” katanya.

Seluk-beluk IKN: Selain Indonesia, Berikut Negara di Kawasan Asia Pernah Pindah Ibu Kota

Pemerintah Malaysia memindahkan ibu kota dari Kuala Lumpur ke Putrajaya pada 1999. Pemindahan ini didasari karena Kuala Lumpur dianggap sudah terlalu padat. Kini, Putrajaya pun menjadi pusat administrasi pemerintahan. REUTERS

Ibu Kota Indonesia akan pindah dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada 2024 dengan julukan Ibu Kota Negara disingkat IKN Nusantara.

Pemindahan ibu kota ini menurut Presiden Jokowi untuk mengurangi beban Pulau Jawa.  Sebab pulau itu sudah bertahun-tahun menjadi pusat kegiatan perekonomian dan masyarakat Indonesia. Daya dukung lingkungan Pulau Jawa yang dihuni oleh 54 persen dari total penduduk Indonesia sudah terlalu rendah karena banyaknya beban yang ditimbulkan dari memusatnya segala kegiatan masyarakat di Pulau Jawa.

Pemindahan IKN Secara Bertahap

Laman its.ac.id menyebutkan pada tahun 2020 diadakan penyiapan regulasi. Tahun selanjutnya dilakukan penyediaan lahan dan persiapan Detail Engineering Design (DED).  Pembangunan kawasan inti pada tahun 2022-2024, hingga tahap pembangunan kawasan pendukung dan pemindahan kantor-kantor lembaga negara yang dijadwalkan selesai pada 2045.

Pemindahan ini diproyeksikan akan menelan anggaran sebesar Rp 466 Triliun yang akan bersumber dari APBN, Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), dan investasi langsung swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta membutuhkan lahan seluas 3.000 hektar.

Pemindahan ibu kota sudah pernah dilakukan beberapa negara di kawasan Asia. Diantaranya Myanmar yang memindahkan ibu kotanya dari Yangon ke Naypyidaw dan Malaysia yang hanya memindahkan kantor-kantor pemerintahannya ke Putrajaya.

Pemindahan ibu kota Myanmar dari Yangon ke Naypyidaw dicetuskan pada tahun 2001 dan rampung pada 2005. Myanmar memindahkan ibu kotanya hanya karena memenuhi ambisi pimpinan militer sekaligus pimpinan negara Myanmar pada saat itu, Than Shwe. Keputusan pemindahan ibu kota oleh Than Shwe diduga dilatarbelakangi oleh tradisi Raja Burma yang dulu sering memindahkan ibu kota atas dasar peramal.

Meski begitu, ada alasan rasional dibalik pemindahan ibu kota Myanmar. Menurut Than Shwe, iklim Naypyidaw lebih aman daripada Yangon yang sering dilalui oleh badai siklon. Selain itu, posisinya yang berada di tengah negara Myanmar diharapkan dapat dijangkau oleh semua masyarakat. Ambisinya, Naypyidaw akan menjadi setara dengan Canberra di Australia dan Brasilia di Brazil, menjadi ibu kota dan pusat ekonomi masyarakat yang bersih dari polusi.

Perencanaan kurang matang, bukannya sesuai dengan keinginan Than Shwe, Naypyidaw malah jadi kota hantu.  Hal ini lantaran sepinya kegiatan masyarakat akibat kurangnya fasilitas umum. Pemerintah Myanmar terlalu fokus untuk membangun perkantoran dan fasilitas militer dan melupakan pembangunan fasilitas umum dan perumahan.

Lain cerita dari Myanmar, Malaysia memutuskan untuk memindahkan Ibu Kota Negaranya ke Putrajaya sebagai kota administratif pada tahun 1999. Dulunya, Putrajaya adalah lahan perkebunan karet dan kelapa sawit yang bernama Prang Besar. Tahun 1990an, Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad, memulai pembangunan daerah tersebut menjadi sebuah kota. Alasannya, Kuala Lumpur sudah terlalu padat sehingga pusat pemerintahan Malaysia perlu dipindahkan ke tempat lain.

Dengan bangunan-bangunan berarsitektur indah dan tata kota yang rapi, Putrajaya dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat sekaligus penyangga Kuala Lumpur sebagai ibu kota.

Pembangunan kawasan baru IKN Malaysia ini cukup berhasil karena dalam prosesnya, pemerintah Malaysia memperhatikan segala aspek kehidupan. Pemerintah Malaysia membangun gedung-gedung perkantoran, sistem transportasi, perumahan, dan rumah ibadah. Selain itu, bangunan-bangunan yang ada di Putrajaya senantiasa mengedepankan prinsip hemat energi air dan listrik.

Heboh Muncul Tanda-Tanda Kiamat di Israel! Ini Fakta Sebenarnya

Ilustrasi kiamat 28 September 2015. Truthernews.com

Beberapa hari terakhir, jagat maya dihebohkan dengan kabar kemunculan tanda-tanda kiamat di Israel. Tak tanggung-tanggung, dikabarkan ada tiga tanda kiamat berbeda yang sudah muncul. Diketahui, tanda-tanda kiamat ini tidak hanya sesuai dengan satu kepercayaan saja, tetapi lebih dari satu agama.

Kiamat adalah hari ketika berakhirnya kehidupan di muka bumi dan hancurnya alam semesta. Bagi umat muslim, wajib hukumnya untuk mempercayai adanya hari akhir tersebut. Tak hanya di agama Islam, tanda kiamat juga dijelaskan dalam setiap kitab suci. Hal ini membuat kemunculan tanda-tanda kiamat di Israel menggemparkan banyak orang.

Lantas, apa saja tanda-tanda kiamat di Israel? Bagaimana fakta dan kebenaran dari tanda tersebut? Melansir dari berbagai sumber, simak informasinya berikut ini.

Kabar tanda kiamat pertama adalah munculnya Dabbah di Israel. Di media sosial ramai tersebar sebuah foto hewan yang dinarasikan sebagai bukti munculnya tanda kiamat. Dalam agama Islam, dabbah adalah hewan buas yang keluar dari perut bumi dan muncul sebagai tanda kiamat.

Faktanya, kemunculan hewan yang dianggap sebagai tanda kiamat ini adalah hoaks atau bohong. Pasalnya, foto tersebut merupakan hasil tangkapan layar dari video hewan berjudul “The Mexican Mole Lizard – Animal of the Week” karya Ben G Thomas. Hewan tersebut sebenarnya adalah kadal tanpa kaki yang berjenis Mexican Mole Lizard.

Habitatnya ada di air dengan nama ilmiah Bipes Biporus. Meski habitatnya di air, Mexican Mole Lizard tinggal di bawah tanah sehingga jarang terlihat di permukaan. Hewan yang panjangnya mencapai 25 cm ini umumnya dapat ditemukan di sekitar wilayah Baja California, Semenanjung Meksiko.

2. Sapi Merah

Kemunculan sapi merah pertama kali terjadi pada 2018 lalu di Israel sempat membuat geger media sosial. Berdasarkan Yudaisme, kemunculan hewan ini dianggap sebagai tanda dari hari kiamat, sehingga kabar tersebut langsung menghebohkan banyak masyarakat.

Pengumuman kelahiran sapi merah untuk pertama kalinya ini dilakukan oleh Temple Institute melalui kanal YouTube. Para ahli pun melakukan penelitian ekstensif untuk menentukan apakah seluruh tubuh dari hewan tersebut berwarna merah. Jika ditemukan ‘bebas noda’, maka Institut akan menyatakan jika anak sapi itu ‘membawa janji untuk mengembalikan kemurnian Alkitab’.

Di samping hal tersebut dapat diartikan secara harfiah atau tidak, dalam agama Kristen maupun Yudaisme, sapi merah merupakan tanda dari akhir zaman. Sapi merah adalah hewan yang dibawa kepada imam untuk dikorbankan demi membangun Kuil Ketiga. Kaum Kristen dan fundamentalis Yahudi percaya jika sapi merah lahir, maka mereka akan bisa membangun kembali Kuil Ketiga di Temple Mount, Yerusalem.

3. Yanuka Rav Shlomo Yehuda

Selain kabar dabbah dan sapi merah, tanda kiamat yang tak kalah menghebohkan publik adalah kemunculan sosok Yanuka Rav Shlomo Yehuda. Sosok ini sempat viral di Israel karena dikaitkan sebagai tanda kiamat oleh sejumlah orang Yahudi dan dianggap sebagai juru selamat.

Kepercayaan ini berdasarkan pada kecocokan lima ciri-ciri yang dimiliki oleh sosok tersebut. Ciri-ciri Yanuka Rav Shlomo Yehuda sebagai tanda kiamat adalah memahami dan mengajarkan kitab Taurat dan Talmud, memiliki kharisma yang mampu memukau banyak orang, ramalannya kerap terbukti benar, dapat menyembuhkan orang yang lumpuh, memiliki rambut yang keriting, serta sebelah matanya buta.

Hal yang menjadi perbincangan adalah karena ciri fisiknya yang disamakan dengan Dajjal, yang akan muncul di akhir zaman. Tetapi, kabar ini ternyata hanya untuk menimbulkan kehebohan semata atau hoax. Banyak orang Yahudi dan Kristen yang tidak mempercayai kabar ini.

Itulah rangkuman informasi mengenai fakta sebenarnya mengenai kemunculan tanda-tanda kiamat di Israel. Semoga bermanfaat.

Israel Bombardir Gaza, 11 Warga Palestina Tewas dan 80 Luka-luka

Asap dan api mengepul selama serangan udara Israel di Jalur Gaza, 4 Desember 2022. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

Serangan tentara Israel menewaskan 11 orang warga Palestina, termasuk seorang remaja, pada Kamis, 23 Februari 2023 di Nablus. Serangan itu merupakan eskalasi paling mematikan di Tepi Barat yang diduduki sejak 2005.

Lebih dari 80 warga Palestina menderita luka tembak, kata Kementerian Palestina. Israel mengklaim serangan itu adalah operasi “kontra-terorisme”, yang memicu perhatian internasional.

Pejabat tinggi Palestina Hussein Al Sheikh mengecam serangan itu sebagai “pembantaian” dan menyerukan perlindungan internasional untuk rakyat Palestina. Sedangkan tentara Israel mengatakan serangan itu menargetkan tersangka militan yang bersembunyi di apartemen. Pelaku yang dibidik oleh Israel itu dituduh melakukan penembakan di Tepi Barat. Mereka menambahkan pasukan Israel telah diserang tetapi tidak ada korban.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengatakan situasi di wilayah Palestina yang diduduki paling mudah terbakar selama bertahun-tahun. Ketegangan terjadi karena berhentinya proses perdamaian.

“Prioritas utama kami harus mencegah eskalasi lebih lanjut, mengurangi ketegangan dan memulihkan ketenangan,” kata Guterres kepada Komite PBB tentang Pelaksanaan Hak Rakyat Palestina yang Tidak Dapat Dicabuti.

Korban tewas melampaui serangan tentara Israel bulan lalu di Jenin, yang merupakan operasi Tepi Barat paling mematikan sejak intifada kedua, atau pemberontakan Palestina pada 2000 hingga 2005.

Sebelum fajar pada Kamis, beberapa roket dari Gaza ditembakkan ke Israel. Tentara Israel mengatakan berhasil mencegat lima dari enam tembakan, sementara roket terakhir jatuh di daerah tak berpenghuni.

Tembakan roket terjadi setelah kelompok militan Jihad Islam Palestina yang berbasis di Gaza mengutuk serangan tentara Israel sebagai kejahatan besar yang “harus ditanggapi oleh perlawanan”.

Menurut tentara Israel, mereka berhasil melumpuhkan salah satu tersangka yang melarikan diri dari gedung itu pada penggerebekan di hari Rabu, 22 Februari 2023. Tersangka dilumpuhkan bersama dengan dua orang lainnya yang melepaskan tembakan ke arah apartemen.

“Para tersangka dan pasukan Israel saling tembak. Ada juga roket yang ditembakkan ke rumah oleh tentara,” kata juru bicara Richard Hecht kepada wartawan. Batu, alat peledak, dan bom molotov dilemparkan ke arah pasukan Israel.

Kementerian kesehatan Palestina mengatakan mereka yang tewas sebagai akibat dari agresi pendudukan di Nablus berusia antara 16 dan 72 tahun. Beberapa jam setelah penggerebekan, kementerian mengumumkan kematian seorang pria berusia 66 tahun akibat menghirup gas air mata.

Kelompok militan Jihad Islam mengatakan salah satu komandannya tewas dalam pertempuran tersebut. Pemimpin kelompok yang berbasis di Gaza Ziad al-Nakhala menyebut serangan itu sebagai kejahatan besar yang harus dilawan.

The Lions’ Den, sebuah kelompok militan yang berbasis di Nablus, mengatakan enam dari mereka yang tewas adalah anggota dari berbagai faksi Palestina. Pasukan mundur dari kota setelah tiga jam penyerangan.

Menteri Pertahanan Yoav Gallant mengatakan di Twitter bahwa Israel akan menjangkau teroris di manapun mereka berada.

Serangan Maut Palestina Memicu Lebih Banyak Kekerasan di Tepi Barat

Warga Palestina bentrok dengan pasukan Israel selama penggerebekan di Nablus di Tepi Barat yang diduduki Israel, 22 Februari 2023. REUTERS/Raneen Sawafta

Seorang pria bersenjata Palestina membunuh dua warga Israel bersaudara ketika mereka sedang berkendara di wilayah Tepi Barat yang diduduki, Minggu, 26 Februari 2023, memicu serangan balasan dari para pemukim Israel ke rumah-rumah dan mobil-mobil yang menewaskan satu orang Palestina.

Kedua peristiwa ini terjadi di saat pembicaraan damai antara Israel dan Palestina yang dimediasi Yordania dan disponsori Amerika Serikat berlangsung. Pembicaraan ini mengeluarkan sebuah pernyataan bersama untuk menurunkan ketegangan.

Belum ada klaim tanggung jawab untuk serangan Palestina, yang terjadi ketika para pejabat Israel dan Palestina bertemu di Yordania untuk membicarakan cara menurunkan ketegangan.

Militer Israel mengatakan pria bersenjata itu datang ke sebuah perempatan “dan menembaki sebuah kendaraan Israel”.

Dua korban jiwa dekat Hawara, sebuah wilayah yang menyaksikan pergesekan rutin warga Palestina dan para pemukim, adalah dua bersaudara dari Har Bracha, sebuah permukiman Yahudi berjarak 8 km. Salah satunya seorang tentara dalam sebuah program mahasiswa seminari Yahudi.

Setelah penembakan, warga Palestina melaporkan orang-orang Israel dari permukiman di sekitar menyerang rumah-rumah Palestina di area itu.

Ghassan Daghlas, seorang pejabat yang bertanggung jawab untuk aktivitas-aktivitas anti-permukiman, mengatakan beberapa rumah warga Palestina dan 15 mobil dibakar.

Seorang Palestina berusia 37 tahun ditembak mati oleh seorang pemukim Israel, kata pejabat Palestina. Militer Israel yang beroperasi di wilayah itu, tidak segera berkomentar.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan ia menganggap pemerintah Israel bertanggung jawab penuh atas serangan-serangan itu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan para tentara mengejar penyerang, dan militer mengatakan mereka telah memblokade wilayah itu.

“Saya minta, bahkan ketika darah mendidih, untuk tidak main hakim sendiri. Saya minta IDF dan pasukan keamanan diizinkan untuk melakukan pekerjaan mereka,” kata Netanyahu.

Utusan Uni Eropa untuk Timur Tengah Sven Koopmans mengatakan dia “khawatir dengan meningkatnya kekerasan” dan meminta semua pihak berwenang untuk “bertindak untuk segera mengakhiri pertumpahan darah dan impunitas dan mencegah kerugian lebih lanjut”.

Israel Tembak Mati Bocah Palestina 14 Tahun, Diberondong Peluru di Perut

Orang-orang Palestina melemparkan batu di tengah bentrokan dengan pasukan Israel selama penggerebekan di Jenin di Tepi Barat yang diduduki Israel, Kamis, 26 Januari 2023. REUTERS/Ali Sawafta

Seorang bocah laki-laki Palestina berusia 14 tahun tewas dalam serangan pasukan Israel di Kota Jenin, Tepi Barat pada Minggu, 12 Februari 2023. Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, anak bernama Qusai Radwan Waked itu tewas setelah ditembak di perut.

Ia tewas ketika pasukan Israel hendak menangkap Jibril Zubeidi. Dalam pernyataan bersama, Pasukan Pertahanan Israel, Polisi Perbatasan, dan Badan Keamanan Israel mengatakan bahwa selama penggerebekan, orang-orang bersenjata menembaki pasukan yang membalas dengan tembakan langsung. Selanjutnya, para tersangka melemparkan alat peledak dan batu ke arah pasukan.

“Kami mengetahui laporan mengenai sejumlah orang bersenjata yang terluka selama baku tembak,” kata pernyataan Israel.

Sebuah video dari Jenin pada hari Minggu menunjukkan setidaknya tujuh kendaraan militer Israel memasuki kota, dan video lainnya menunjukkan asap mengepul dari belakang gedung bertingkat. Penduduk setempat mengatakan pasukan Israel telah menggunakan bom asap selama penggerebekan.

Menurut Israel, Zubeidi dicurigai melakukan aktivitas teroris terhadap pasukan keamanan dan merencanakan serangan. Ia juga dituduh ikut menyita tubuh seorang pria asal Druze Israel bernama Tiran Ferro, yang tewas dalam kecelakaan mobil di Tepi Barat pada November lalu.

Jenazah Tiran Ferro itu dibawa dari sebuah rumah sakit di Jenin oleh orang-orang bersenjata yang menuntut pengembalian jenazah warga Palestina yang dibunuh oleh warga Israel. Orang-orang bersenjata menyerahkan jenazah itu kepada pejabat keamanan Otoritas Palestina keesokan harinya. IDF mengatakan tidak ada negosiasi dan tidak ada pertukaran untuk jasad Ferro.

Zubeidi sebelumnya menjalani hukuman 11 tahun di penjara Israel, menurut kantor berita resmi Palestina WAFA. Salah satu saudara laki-lakinya, Dawoud, dibunuh oleh pasukan Israel tahun lalu. Saudara laki-lakinya yang lain, Zakariya, adalah seorang pejabat Fatah yang juga dipenjarakan di Israel.

Kecam Pertemuan Palestina-Israel, Hamas: Menikam dari Belakang

Jemaah Muslim Palestina menghadiri sholat Jumat di masjid al-Aqsa, di kota Tua Yerusalem pada 14 Oktober 2022. Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga dalam Islam, sekaligus situs paling suci dalam agama Yahudi.  Pemerintah Israel memberlakukan larangan beribadah oleh non-Muslim sebagai bagian dari pengaturan yang biasanya disebut sebagai

Kelompok Hamas, yang memerintah Gaza, mengkritik Otoritas Palestina(PA) yang berbasis di Tepi Barat karena mengambil bagian dalam pertemuan dengan Israel yang digagas Yordanoia. Mereka menyebutnya sebagai “tikaman pada rakyat Palestina dari belakang”.

Yordania menjadi tuan rumah pertemuan antara pejabat tinggi Israel dan Palestina pada Minggu, 26 Februari 2023, untuk mencoba menghentikan kekerasan yang melonjak. Sementara Washington dan sekutu Arabnya berusaha untuk meredakan ketegangan yang telah menimbulkan kekhawatiran eskalasi lebih luas.

Diskusi tersebut merupakan bagian dari peningkatan diplomasi Yordania dengan Washington dan Mesir untuk mengatasi kekerasan, karena kecemasan meningkat menjelang bulan suci Ramadhan yang dimulai pada 23 Maret.

Pertemuan di pelabuhan Aqaba, Laut Merah, mempertemukan para kepala keamanan Israel dan Palestina untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, kata para pejabat Yordania. Pertemuan ini untuk memulihkan ketenangan di Israel, Tepi Barat yang diduduki Israel dan Jalur Gaza.

Penasihat Timur Tengah Presiden Joe Biden, Brett McGurk hadir, bersama dengan pejabat Yordania dan Mesir.

Seorang pejabat senior Yordania mengatakan kepada Reuters bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk memulihkan ketenangan, dan memberikan harapan bagi Palestina untuk masa depan politik sebagai negara merdeka di tanah yang diduduki Israel sejak perang 1967, termasuk Yerusalem Timur.

“Tujuannya adalah untuk mencapai kesepakatan untuk menghentikan semua tindakan sepihak dengan maksud untuk mencapai masa tenang yang akan memungkinkan langkah-langkah membangun kepercayaan dan mengarah pada lebih banyak keterlibatan politik,” kata pejabat Yordania, meminta untuk tidak disebutkan namanya karena sensitivitas pembicaraan.

“Jika para pihak gagal mencapai kesepakatan maka dinamika di lapangan mengarah pada eskalasi lebih lanjut yang akan mengarah pada kekerasan dan akan merugikan semua orang,” katanya.

Dalam sebuah laporan tanpa sumber, Radio Angkatan Darat Israel mengatakan kedua belah pihak dapat membahas langkah-langkah untuk meningkatkan pasukan keamanan Palestina di Tepi Barat serta kemungkinan membatasi aktivitas permukiman Israel.

Surat kabar Maariv Israel mengutip Penasihat Keamanan Nasional Tzachi Hanegbi yang mengatakan, “Diskusi diadakan dengan Amerika membahas bagaimana menciptakan suasana baru dengan mengakhiri langkah sepihak yang diambil dalam beberapa bulan terakhir. Kami bersedia (menerima) itu.”

Kekerasan saat Ramadan

Pada tahun-tahun sebelumnya, bentrokan meletus antara polisi Israel dan warga Palestina di sekitar masjid Al Aqsa Yerusalem pada bulan Ramadhan yang bertepatan dengan Paskah Yudaisme dan Paskah Kristen.

Pejabat Yordania memperingatkan “dinamika yang sangat sulit di lapangan dengan eskalasi yang terjadi menjelang Ramadhan dan Paskah”.

Yerusalem suci bagi ketiga agama. Keluarga kerajaan Hashemite Yordania adalah penjaga situs suci Muslim dan Kristen di Yerusalem Timur.

Setidaknya 62 warga Palestina, termasuk pria bersenjata dan warga sipil, telah tewas tahun ini, kata Kementerian Kesehatan Palestina. Sepuluh warga Israel dan seorang turis Ukraina tewas dalam serangan Palestina pada periode sama, kata Kementerian Luar Negeri Israel.

Beberapa faksi Palestina dari kelompok bersenjata dalam arus utama Fatah hingga Hamas dan Jihad Islam mendesak PA untuk menarik diri dari pertemuan tersebut, menyebutnya sebagai plot yang dipimpin AS melawan aspirasi Palestina.

Pemimpin Jihad Islam yang bermarkas di Damaskus Ziyad al Nakhla menerima telepon dari pejabat senior Iran Ali Akbar Velayati, yang mengatakan mendukung “perlawanan rakyat Palestina,” kata sebuah pernyataan oleh kelompok militan dukungan Iran itu.

Di Gaza, puluhan mahasiswa mengadakan pertemuan untuk memprotes pertemuan Aqaba dan aktivis bertopeng membakar gambar menteri garis keras Israel Itamar Ben Gvir.

PA mengatakan delegasinya akan meminta Israel untuk mengakhiri pendudukannya di Tepi Barat dan bergerak menuju kesepakatan damai yang mendukung solusi dua negara dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

Awal bulan ini, Raja Yordania Abdullah bertemu Biden dan mengadakan pembicaraan dengan McGurk di mana Amerika Serikat – sekutu setia Israel, Mesir, dan Yordania – memperingatkan tentang ancaman terhadap keamanan regional dan melobi untuk dimulainya kembali pembicaraan yang disponsori AS tentang kenegaraan Palestina.

Yordania dan Mesir berbesar hati dengan apa yang mereka lihat sebagai peran AS yang lebih proaktif dan kritiknya terhadap peningkatan pembangunan permukiman Yahudi, kata para pejabat.

Kembalinya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ke tampuk kekuasaan sebagai pemimpin salah satu koalisi paling kanan dalam sejarah Israel telah menambah kekhawatiran Arab tentang eskalasi.

Sebagian besar kekuatan dunia memandang permukiman yang dibangun Israel di atas tanah yang direbutnya dalam perang 1967 sebagai ilegal. Israel membantahnya dan mengutip hubungan alkitabiah, sejarah dan politik dengan Tepi Barat, serta kepentingan keamanan.

Setahun Invasi Rusia ke Ukraina Berlangsung, Wilayah Mana Saja yang Berhasil Dicaplok?

Asap terlihat selama penembakan, di tengah serangan Rusia di Ukraina, di garis depan kota Bakhmut di wilayah Donetsk, Ukraina 9 Februari 2023. REUTERS/Yevhen Titov

Setahun berlalu, terhitung sejak Invasi Rusia 24 Februari 2022, sejumlah wilayah di Ukraina berhasil dikuasai oleh Rusia.

Menurut data analisis Institute for the Study of War, Rusia menempati setidaknya 132.000 kilometer persegi wilayah Ukraina, terhitung 22 persen dari total luas Ukraina sebesar 603.700 kilometer persegi.

Namun, angka terbaru menunjukkan bahwa Rusia telah kehilangan seperlima dari wilayah Ukraina yang akan mereka aneksasi. Menurut laporan, pasukan Rusia kini hanya menempati 17-18 persen wilayah Ukraina, atau 103.599 kilometer persegi.

Lantas, wilayah mana saja yang berhasil dikuasai Rusia selama setahun invasinya ke Ukraina? Berikut dirangkum dari berbagai sumber beberapa wilayah Ukraina yang berhasil diduduki Rusia selama setahun invasinya ke Ukraina.

1. Kharkiv 

Mengutip dari The Guardian, Kharkiv merupakan wilayah pendudukan Rusia pertama saat Rusia menginvasi yang dimulai pada 24 Februari 2022. Namun, pada Mei 2022 Ukraina berhasil merebut kembali dengan mendorong Rusia ke pinggiran perbatasan Rusia-Ukraina.

2. Sievierodonetsk

Mengutip AP News, pasukan Rusia berhasil merebut kota timur Sievierodonetsk setelah pertempuran sengit pada Juni 2022. Diketahui, Sievierodonetsk merupakan kota kecil yang ada di Provinsi Luhansk. Kota ini tercatat sebagai salah satu distrik paling berdarah sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

Selama pertempuran beberapa pekan di Sievierodonetsk, sebagian wilayah di sana, remuk. Hingga pada 24 Juni 2022, tentara Ukraina menarik pasukannya dari kota berpenduduk sekitar 100.000 jiwa itu.

3. Donetsk 

Republik Rakyat Donetsk merupakan satu dari empat wilayah di Ukraina yang dianeksasi Rusia. Lebih dari separuh wilayah Donetsk timur berada di bawah kendali Rusia.

Serangan berkelanjutan Rusia di Donetsk telah menghancurkan kota Bakhmut. Namun, pada Oktober 2022 Ukraina berhasil merebut Lyman, kota bagian dari Donetsk. Lyman dianggap sebagai pintu gerbang masuk ke Luhansk.

4. Luhansk 

Rusia mengklaim telah mengendalikan wilayah Luhansk Timur di Ukraina pada 31 Juli 2022. Klaim itu disampaikan usai Rusia berhasil mengambil alih kota Lysychansk, kota terakhir yang dikuasai Ukraina di wilayah tersebut ketika itu.

5. Kherson 

Wilayah Kherson berhasil dicaplok Rusia pada 2 Maret 2022. Pada 29 Juni, wilayah tersebut diumumkan oleh pasukan Rusia akan melakukan referendum. Namun, di waktu yang sama pasukan Ukraina mengumumkan akan melakukan serangan balasan, dan mengimbau warga sipil di sana untuk segera berlindung.

Menyusul penghancuran jembatan Antonivskyi, kemajuan pasukan Ukraina dari barat, dan kurangnya jalur pasokan, memaksa pasukan Ukraina mundur pada November 2022. Namun, setelah itu pasukan Ukraina berhasil memukul mundur pasukan Rusia di Kherson berkat penggunaan roket presisi Himars dari Amerika Serikat.

6. Mariupol

Kota Mariupol telah sepenuhnya direbut ooleh Rusia pada Mei 2022. Ketika itu militer Ukraina tengah berupayakan mengevakuasi semua pasukan yang tersisa dari benteng terakhir mereka di pelabuhan Mariupol. Bergesernya pasukan Ukraina berarti secara otomatis membuat Rusia mengambil alih kota yang terkepung itu.

“Garnisun ‘Mariupol’ telah memenuhi misi tempurnya.Komando tertinggi militer memerintahkan komandan unit yang ditempatkan di Azovstal untuk menyelamatkan nyawa personel. Pembela Mariupol adalah pahlawan di zaman kita,” demikian keterangan Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan evakuasi, Selasa, 17 Mei 2022.