Puluhan Orang Tewas saat Salat Subuh Akibat Serangan di Masjid Burkina Faso

Puluhan Orang Tewas saat Salat Subuh Akibat Serangan di Masjid Burkina Faso

Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line

Natiaboani – Puluhan orang dilaporkan tewas saat salat Subuh di sebuah masjid di Burkina Faso. Kejadian ini berlangsung usai kelompok bersenjata mengepung masjid di Natiaboani.
Serangan brutal tersebut terjadi pada Minggu (25/2/2024) pagi sekitar pukul 05.00 waktu setempat, lapor kantor berita AFP. Warga setempat menyebut korban yang tewas dalam serangan itu semuanya muslim dan mayoritas laki-laki.

Sumber lokal lain menyebut para teroris itu juga menembak seorang pemimpin agama yang tengah berada di masjid itu. Para sumber mengatakan ini merupakan “serangan dalam skala besar” dari segi jumlah penyerang dan menimbulkan kerusakan besar.

BBC melaporkan, Selasa (27/2/2024), laporan yang belum terverifikasi di media sosial menunjukkan jumlah korban tewas akibat serangan masjid bisa jauh lebih tinggi dari jumlah yang dilaporkan para pejabat.

Diketahui, lebih dari sepertiga wilayah Burkina Faso berada di bawah kendali kelompok pemberontak. Natiaboani menjadi “markas” kelompok bersenjata. Tempat ini berada di wilayah timur Burkina Faso.

Menurut informasi Human Rights Watch seperti dilansir ReliefWeb (layanan informasi yang disediakan PBB untuk urusan kemanusiaan) kelompok bersenjata yang terlibat dalam pembunuhan warga sipil dan agenda kekacauan lain di Burkina Faso merupakan kelompok bersenjata Islam. Sumber lain menyebut kelompok itu terafiliasi dengan jaringan terlarang, seperti al-Qaeda dan ISIS.

Sejak 2015, pemerintah setempat telah memerangi pemberontak yang menyebar dari negara tetangga, Mali, yang telah menewaskan ribuan orang dan membuat hampir 2 juta lainnya mengungsi secara paksa.

Serangan di Burkina Faso semakin intensif dalam beberapa tahun terakhir sejak Al-Qaeda terafiliasi dengan Jama’at Nasr al-Islam wal Muslimin (JNIM).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*